Kesehatan

Ini 7 Penyakit yang Pengaruhi Perubahan Fisik Antara Pria & Wanita Seiring Bertambahnya Usia

Meskipun pria dan wanita dapat memiliki penyakit yang sama dengan gejala yang sama, namun tampaknya beberapa penyakit juga akan mempengaruhi keadaan fisik mereka secara berbeda. Wanita kadang kadang bahkan dapat merasakan lebih banyak gejala dan kadang beberapa penyakit dapat mempengaruhi prialebih parah. Ini juga salah satu alasan mengapa rentang hidupkeduanyaberbeda dengan wanita yang sedikit lebih lama.

Pria lebih cenderung kehilangan rambut saat ia bertambah tua daripada wanita. Pria kehilangan rambut dalam pola yang sama, karena fokus kerontokan rambutmereka semakin jauh ke belakang. Mereka juga dapat kehilangan rambut yang malah terlihat seperti memiliki kepala botak besar.

Ini terjadi karena testosteron pria memiliki dampak yang lebih besar pada rambut mereka. Testosteron diubah menjadidihidrotestosteron, yang merupakan hormon pembantu rambut menjadi lebih pendek dan lebih tipis. Kerontokan rambut pria bisa dimulai pada usia 20 an.Sedangkan wanita,kerontokan mungkin tidak terlihatsampai 50 an atau 60 an dan kondisi rambut rontok wanita lebih berkaitan dengan gen atau kondisi medis.

Wanita mengalami lebih banyak jerawat selama menstruasi dan menopause, karena kadar hormon mereka terganggu. Baik pria maupun wanita dapat memiliki jerawat sejak kecil hingga dewasa, tetapi pada pria umumnya berlangsung lebih lama karena mereka menghasilkan lebih banyak sebum, yang merupakan zat berminyak yang bertanggung jawab untuk jerawat. Wanita4 kalilebih mungkin terserang osteoporosis daripada pria.

Kondisi ini sebagian besar terlihat pada wanita di atas 50. Ini terjadi karena tulang wanita lebih ringandan lebih tipisdan juga karena mereka memiliki rentang hidup yang lebih lama. Sekitar lebih dari 55.000 wanita dibanding pria, akan mengalami stroke.Juga lebih banyak wanita ketimbang pria yang mati karena stroke setiap tahun.

Meskipun pria dan wanita merasakan gejala stroke yang sama, wanita juga dapat merasakanmanifestasi tambahanyang berbeda, seperti: kesulitan bernapas, halusinasi, pingsan, muntah, agitasi, kejang, dan cegukan. Laki laki dan perempuan dapat mengalamitekanan dadayang terasa sepertibeban berat saat duduk di bagian dada mereka ketika mereka mengalami serangan jantung. Namun, wanita dapat mengalami serangan jantung tanpa merasakan tekanan dada ini.Sebaliknya, mereka mungkin merasakantekanan atau rasa sakit di dadabagianbawahatau perut bagian atas, sesak napas, pusing, pingsan, dan kelelahan ekstrem.

Wanitalebih seringmengalami depresi dan kecemasandaripada pria. Ini terjadi, karena perempuan mengalami hal hal yang umumnya tidak dimiliki laki laki, seperti misalnya: pelanggaran berbasis gender, kerugian sosial ekonomi, ketimpangan pendapatan, dan status sosial yang lebih rendah. Selain itu wanita juga memilikijenis depresiyang tidak akan pernah dialami pria.Misalnya, selama kehamilan, periode postpartum, perimenopause, dan siklus menstruasi.

Infeksi saluran kemih (ISK) lebih sering terjadi pada wanita daripada pria karena uretra wanita lebih pendek dan bakteri harus menempuh jarak yang lebih pendek. Di sisi lain, kondisi ini lebih rumit pada pria, karena infeksi sering berkaitan dengan jalan aliran urin, daripada bakteri.

Tags
Show More

Meita Estriani

Rahasia kehidupan adalah jatuh tujuh kali dan bangun delapan kali. Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close