Kesehatan

Ketahui Perkembangan Motorik Anak Balita Dengan Baik

Gerakan yang dilakukan oleh manusia dalam dunia medis dikenal dengan nama gerakan motorik atau motir skill. Gerakan yang satu ini kalian lakukan melalui otot atau otak kalian. Yup, hal yang sama terjadi meskipun kalian masih balita. Gerakan yang dilakukan oleh balita juga disebut sebagai motor skill bila memenuhi syarat.

Oleh karena itu, motor skill harus dilatih sejak masa golden age. Lalu, kapan usia yang tepat atau golden age ini dialami oleh anak? Tepat sekali, kami berikan applause untuk kalian yang menebak bahwa golden age ini terjadi pada usia tiga sampai lima tahun. Jadi, pada saat usia anak kalian berada pada rentang tersebut perhatikan dengan baik perkembangan mereka ya, moms!

Pada usia tiga tahun anak yang memiliki motor skill yang baik akan dapat berdiri dan melompat. Hal ini dikarenakan pada saat tersebut otot punggung, otot kaki, serta keseimbangan yang dimiliki oleh anak telah meningkat secara perlahan. Bahkan, beberapa anak pada usia ini sudah dapat mengubah arah jalan mereka tanpa terjatuh meskipun masih dalam gerakan yang lambat.

Merespon lemparan yang kalian berikan. Lemparan yang dimaksudkan oleh pernyataan sebelumnya seperti bola besar dan mainan ringan lainnya. Hal ini dikarenakan anak pada usia tersebut sudah dapat belajar melemparkan dan menangkap benda yang mereka inginkan. Tentu saja, barang tersebut merupakan barang yang ringan dan tidak menyakiti ya, guys!

Pada rentang usia tersebut beberapa anak sudah dapat mengayuh sepeda dengan baik. Hal ini dikarenakan otot tangan dan kaki serta keseimbangan dari anak yang sudah meningkat secara pesat. Mereka sudah dapat mengayunkan kayuh sepeda dan menjaga keseimbangan agar tidak jatuh. Tentu saja, sepeda yang dinaiki bukan seeda roda dua melainkan tiga agar lebih aman untuk sang anak.

Gerakan motorik selanjutnya membuat anak dapat memegang pensil dengan baik. Namun, memegang pensil tidak mengartikan mereka dapat menulis dengan lancar. Biarkan anak kalian mencoret atau menggambar apapun yang ia inginkan. Hal ini dikarenakan anak yang memegang pensil sedang melatih otot jari mereka untuk mengenggam sebuah benda tanpa terjatuh.

Anak pada rentang usia tersebut biasanya telah dapat menggunakan satu tangan saja saat beraktivitas. Hal ini dikarenakan rasa penasaran mereka melihat kalian melakukan kegiatan dengan satu tangan. Rasa tersebut akan membuat mereka mengikuti kalian memakai sebelah tangan untuk aktivitas yang ringan dan sederhana. Misalnya, menggunakan tangan mereka untuk mengarahkan benda ke posisi tertentu.

Motor skill selanjutnya akan berkembang hingga membuat balita mampu menyusun balok secara vertikal. Tidak masalah meskipun nantinya balok mainan akan rubuh saat tumpukan tidak lagi seimbang. Hal ini dikarenakan penyusunan balok ke atas ini dilakukan untuk membuktikan bahwa koordinasi tangan dan mata pada anak kalian sudah berjalan dengan baik.

Perkembangan tersebut dialami pada waktu yang berbeda oleh anak yang satu dengan yang lain. Mengapa demikian? Tentu saja, hal ini dikarenakan tidak semua bayi memiliki kemampuan motor skill yang sama. Beberapa jauh lebih cepat berkembang dan beberapa yang lain sedikit lebih lambat.

Hal itu bukanlah masalah yang besar ya, moms! Tentu saja, setiap bayi memiliki kemampuan motorik yang berbeda satu sama lain. Anak akan tumbuh besar secara lambat maupun lambat. Akan tetapi, bila kalian masih khawatir tentang perkembangan anak kalian yang sedikit lambat dibandingkan dengan bayi yang lain maka kalian dapat melakukan konsultasi dengan dokter kepercayaan kalian ya, guys!

Show More

Meita Estriani

Rahasia kehidupan adalah jatuh tujuh kali dan bangun delapan kali. Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close