Sport

Marc Marquez dari Tebar Ancaman Race Perdana MotoGP Berlangsung Maret

Marc Marquez mulai menebar ancaman jelang berlangsungnya race perdana MotoGP di Qatar, awal bulan Maret mendatang. Dalam beberapa tes pra musim di Loasil Qatar, Marc Marquez sempat mengeluhkan motornya yakni RC213V, kesulitan untuk menemukan kecepatan pada ritme membalapnya. Namun pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Losail, Qatar, Senin (24/2/2020), rider asal Spanyol tersebut berhasil mengatasi kendala tersebut

Ia menegaskan bahwa kondisi motornya jauh lebih membaik dibandingkan tes pra musim hari perdana. Alhasil, capaian tersebut dapat diasumsikan sebagai tebaran ancaman besar bagi perlombaan MotoGP 2020. Sempat mengeluhkan pada kondisi kecepatan motornya, namun hal tersebut dapat diantisipasi oleh Repsol Honda.

Dilansir dari , formula untuk menemukan sentuhan terbaik dari tim pabrikan jepang tersebut ialah eksperimen penggabungan bagian mesin lama milik Takaaki Nakagami dengan RC213V milik Repsol Honda. Pencapaian besar yang dilakukan Repsol Honda membuat rider asal Spanyol tersebut berbahagia. "Saya sangat senang dengan apa yang berhasil diraih oleh kinerja tim kami," tegas Marc Marquez seperti yang dilansir dari

"Kami sempat memiliki kecemasan dengan apa yang terjadi pada tes hari pertama, namun tepatnya hari ini (Senin,red), tim kami telah melakukan langkah besar," ujar rider Spanyol tersebut. "Kami berhasil memecahkan masalah untuk ritme membalap hingga kecepatan motor kami yang semakin membaik," imbuhnya. Sebelumnya, Marquez sempat memiliki dua keraguan atas kualitas motor anyarnya, tepatnya pada sesi tes pra musim perdana.

"Saya sempat khawatir dengan dua hal, yakni kecepatan motor yang tak lagi sama, dan yang kedua saya kehilangan sentuhan terbaik pada motor, yang pasti tak seperti biasanya," terang saudara kandung Alex Marquez tersebut. Bahkan kekhawatiran tersebut semakin menjadi jadi ketika tak hanya dirinya yang merasakan kejanggalan pada mesin keluaran dari Repsol Honda. Termasuk Alex dan Cal Crutchlow mengungkapkan pernyataan yang senada.

"Sebelumnya, saya sempat berpikir bahwa kondisi saya yang belum fit." "Namun saya merasa telah membalap sesuai dengan gaya membalapku, dan akhirnya kami pun melihat para rider (Honda) merasakan hal yang sama, Cal maupun rekan saya (Alex)," ujarnya seperti yang dilansir dari Disinggung mengenai kekurangannya pada wal tes pra musim, Super Marc menjelaskan adanya kejanggalan pada RC213V setelah menikung.

"Kami kehilangan feel pada motor, setelah tikungan, hasilnya tidak bagus, kami tidak memiliki kecepatan yang bagus, begitu ketika menikung," tukasnya. Namun kondisi tersebut telah diatasi dengan baik oleh tim Repsol. Ia memberi psy war dengan mengatakan motor Honda telah siap untuk menemukan form terbaiknya.

Kendati demikian, ia mengakui kondisinya kini belum fit 100 persen. "Kini motor Honda memiliki kecepatan yang jauh lebih baik, jujur itu saya akui, namun disini saya belum mencapai kondisi 100 persen," pungkas rider asal Spanyol tersebut.

Tags
Show More

Meita Estriani

Rahasia kehidupan adalah jatuh tujuh kali dan bangun delapan kali. Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close