Internasional

Menikmati Keindahan Musim Gugur di Otaguro Koen Jepang

Bagi yang sedang berada di Jepang, terutama di Tokyo, seminggu terakhir ini sampai dengan 30 Desember 2019 adalah masa terbaik melihat musim gugur di Jepang. Terutama yang ingin berkunjung ke taman, biaya masuk gratis hanya 10 menit jalan kaki dari stasiun kereta api JR Ogikubo kita bisa menikmati keindahan sangat mempesona itu baik siang maupun, sangat direkomendasikan di malam hari. Taman dan rumah di dalamnya awalnya milik elit orang kaya Jepang, Motoo Otaguro (1893 1979) yang status dirinya dikenal sebagai Kritikus Musik.

Kekayaannya membuat rumah di atas tanah seluas 8972,31 meter persegi. Namun keluarganya tak kuat membayar pajak yang sangat besar di Jepang sehingga diserahkan kepada Pemda Suginami ku Tokyo yang meng upgrade dan membukanya untuk umum sejak 1 Oktober 1981. Otaguro melakukan aktivitas musiknya selama 47 tahun sejak 1932 hingga kematiannya Januari 1979 dalam usia 86 tahun.

Dari keinginannya, Otaguro meminta 2679,63 meter persegi tanahnya dibuatkan taman. Dengan luas tersebut, berarti Taman Otaguro termasuk 30 persen dari berbagai taman yang ada di Tokyo. Di dalam taman tersebut tetap dilestarikan pohon Ginko yang telah tumbuh ratusan tahun.

Termasuk pula pohon lain yang dilestarikan seperti zelkova, red pine, dan beech. Sukiya zukuri atau style yang tradisional, dari arsitektural Jepang dibuat untuk rumah minum teh (tea house). Minum teh sekitar 2000 yen per orang dengan makanan tradisional Jepang.

Ada pula memorial hall sebagai tempat kerja Otaguro dilestarikan. Memorial hall dibangun tahun 1933 dengan gaya modern dan ditampilkan piano yang dipakai Otaguro di masa lampau. Ada pula Event Plaza untuk penampilan berbagai kegiatan di bagian barat daya lokasi tanah tersebut. Antara lain tempat main musik Koto dan dipakai untuk kegiatan seni lainnya.

Lokasi ini sangat indah dan sangat tepat untuk mengambil foto yang bertema alam yang asri di Jepang. Bagi penggemar Jepang dapat mengikuti info terakhir Jepang gratis lewat WAG Pecinta Jepang dengan email: [email protected] Satu hal mungkin yang perlu diperhatikan, sebaiknya jalan kaki ke taman tersebut dari Stasiun Ogikubo.

Jangan pakai sepeda atau motor dan mobil karena tempat parkir agak sulit dan lumayan jauh. Taman dibuka sejak jam 9 pagi dan ditutup sekitar jam 19.00 waktu Jepang.

Tags
Show More

Meita Estriani

Rahasia kehidupan adalah jatuh tujuh kali dan bangun delapan kali. Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close