Metropolitan

Rekam Adegan Persetubuhan dengan Korbannya Buronan FBI yang Ditangkap di Jaksel Pelaku Pedofil

Buronan kasus penipuan investasi badan investigasi Amerika Serikat atau Federal Bureau of Investigation ( FBI), Russ Albert Medlin (RAM), ditangkap petugas Polda Metro Jaya di rumah kontrakan di Jakarta Selatan, Senin (15/6/2020). Russ justru dibekuk polisi di Indonesia karena melakukan kejahatan seksual terhadap tiga anak di bawah umur atau ABG putri. Kasus ini terungkap setelah warga melapor adanya sejumlah ABG putri silih berganti masuk ke rumah Russ di Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan.

"Sering terlihat tamu anak perempuan yang keluar masuk rumah tersebut dengan ciri ciri fisik berbadan mungil dan pendek, yang diperkirakan masih remaja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/6/2020). Polisi melakukan penyelidikan dan menemukan tiga ABG putri, yakni SS, LF dan TR, yang baru keluar dari tempat tinggal tersangka Russ. Ketiganya masih berusia 15 hingga 17 tahun. Dari wawancara ketiga ABG terkonfirmasi dugaan adanya kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan tersangka Russ.

"Berdasarkan pengakuan bahwa mereka disetubuhi oleh pelaku," ujar Yusri. Polisi pun merangsek ke dalam tempat tinggal itu dan mengamankan Russ. Sejumlah barang bukti seperti laptop dan telepon genggam berisi rekaman video hubungan badan antara tersangka Russ dan anak di bawah umur ditemukan.

"Ketika ditangkap, di dalam rumah tersangka ada barang bukti laptop, HP, uang Rp6.300.000 dan sebagainya," ujarnya. Dari pengembangan penyelidikan, terungkap mulanya tersangka Russ menyewa atau booking anak di bawah umur, SS (15 th) melalui mucikari perempuan warga Indonesia berinisial A (20 th). "Modus operandi pelaku RAM, awalnya ia meminta dicarikan perempuan yang masih anak di bawah umur kepada tersangka A, perempuan, sekitar usia 20 tahun, warga negara Indonesia melalui pesan Whatsapp," kata Yusri.

Setelah berhubungan badan, tersangka Russ memintanya SS untuk mengajak teman temannya dan setiap anak dijanjikan bayaran Rp2 juta. Dan berikutnya SS mengajak LF dan TR. Dan tersangka merekam video saat melakukan hubungan badan dengan anak anak di bawah umur itu.

"Pelaku merekam video menggunakan Hp pelaku dan meminta bantuan salah satu anak untuk memegang Hp pelaku. Sementara, pelaku melakukan hubungan layaknya suami istri," kata Yusri. Tersangka dijerat Pasal 76 D juncto Pasal 81 Undang undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka terancam hukuman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak Rp5 miliar.

Polisi menelusuri latar belakang profil tersangka Russ yang merupakan warga negara asing itu. Dan diketahui Russ Albert Medlin merupakan buronan dari FBI sejak 2016. FBI memasukkan nama Russ Albert Medlin ke Daftar Pencarian Orang (DPO) Interpol dengan control number: A 10017/11 2016 tetanggal 04 November 2016 tentang informasi pencarian buronan Interpol United States yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 2019.

“Di surat itu tercatat tersangka RAM yang tengah menjadi buruan," jelasnya. Russ menjadi buronan dari FBI atas tuduhan telah melakukan penipuan investasi saham sekitar 722 juta Dolar AS atau sekitar Rp10,8 triliun dengan modus cryptocurrency skema ponzi. Namun, dari pengembangan lebih lanjut ke pihak kepolisian Amerika, diketahui tersangka Rush juga pernah melakukan kejahatan pedofilia di Amerika Serikat.

"Tersangka RAM sudah didakwa dua kali pada tahun 2006 dan 2008, dihukum penjara selama 2 tahun oleh Pengadilan Distrik Negara Bagian Nevada, atas perbuatannya melakukan pelecehan seksual dengan korban anak berusia 14 tahun," ujarnya. Yusri menambahkan, saat ini penyidik masih mendalami kasus ini, termasuk mencari tahu motif tersangka Russ kerap melakukan perekaman video terhadap anak di bawah umur yang disetubuhinya. "Pelaku menyimpan material video dan gambar dengan obyek anak sebagai korban seksual," pungkasnya.

Tags
Show More

Meita Estriani

Rahasia kehidupan adalah jatuh tujuh kali dan bangun delapan kali. Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close